Bekal Sehat Kunci Anak Cerdas

2 min read

Sebagai seorang ibu kita pasti sering merasa khawatir dengan apa yang dikonsumsi oleh sang buah hati. Terutama pada saat ibu jauh dari anak seperti ketika di sekolah atau saat bermain bersama teman sebaya nya.  Anak kecil memang mudah sekali tergiur dengan makanan yang ditawarkan oleh orang lain terutama jika makanan tersebut memiliki warna yang menarik. Oleh karena itu, sebagai orang tua tentunya harus lebih teliti dengan makanan yang dikonsumsi oleh anak. Salah satu cara nya yaitu dengan membawakannya bekal sehat ketika hendak ke sekolah, les, rekreasi ataupun bermain bersama teman nya. Bekal sehat bisa menjadi kunci anak cerdas. Apakah hal tersebut benar? Ya,tentu saja benar mari kita bahas lebih lanjut melalui tulisan di bawah ini.

Alasan Menyiapkan Bekal Sehat untuk Anak

 Seperti sudah penulis katakan diatas, bahwa ungkapan bekal sehat adalah kunci anak cerdas memang benar adanya. Disamping harus rajin belajar, menurut Yongky Sentosa selaku Head of Personal Health Philips Indonesia dikutip dari Kompas.com mengatakan bahwa dengan memberikan asupan nutrisi yang baik pada anak juga merupakan investasi suatu bangsa, karena generasi muda yang sehat pastinya akan lebih dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa ini. Untuk membesarkan generasi yang sehat dan cerdas dibutuhkan dukungan keluarga untuk memulai pola hidup sehat sejak dini, dan semua itu berawal dari rumah.

Dukungan keluarga yang dimaksud oleh Yongky Sentosa tersebut dapat diawali dengan hal kecil seperti menyiapkan bekal hasil masakan ibu sendiri. Dengan begitu, asupan nutrisi dan faktor kebersihan makanan untuk anak akan lebih terjamin jika dibandingkan dengan makanan luar yang kita tidak tahu apa saja bahan dan proses dalam pembuatannya.

Hal yang Perlu diPerhatikan dalam Menyiapkan Bekal Sehat

Dikutip dari parenting.dream ada beberapa tips dari Dokter spesialis gizi klinis, Juwalita Surapsari,M.Gizi,SpGK untuk para ibu yang akan menyiapkan bekal sehat dan nikmat untuk anak. ” Pertama, ibu harus mencuci tangan sebelum memulai masak. Lalu, bahan makanan seperti ayam, ikan dan daging harus dipisah saat menyimpannya di kulkas. Simpan bahan makanan maksimal 3-4 hari, tidak boleh lebih,” ujarnya dalam saat ditemui di acara seminar Menu Aman Pilihan Ibu, di Jakarta. Beliau juga mengatakan bahwa agar lebih aman, siapkan makanan menggunakan tempat terpisah dan jangan memberikan makanan yang berlemak karena jika sudah terlalu lama mudah menimbulkan bakteri.

Karena biasanya anak tidak langsung memakan bekal nya dan dikhawatirkan mudah basi, oleh karena itu pilihlah menu yang tahan lama dan bisa disimpan selama 2-5 jam agar rasa makanan tidak berubah apalagi sampai basi.

Sebagai referensi, penulis sertakan satu resep nasi tumis merah untuk bekal anak

Bahan nasi tumis merah

  1. 200 g beras merah
  2. 100 g udang kupas / 143 g daging ayam tanpa tulang, potong dadu
  3. 2 butir telur
  4. 100 g kacang polong
  5. 100 g wortel, diparut
  6. 1 sdm minyak kelapa untuk menumis nasi
  7. 400 ml air (atau disesuaikan dengan standar alat)

Bumbu

  1. 1 buah bawang bombai
  2. 4 siung bawang putih
  3. 15gr paprika kuning 15 g paprika merah
  4. 15gr paprika hijau
  5. 1/2 merica bubuk
  6. 1 sdt saus tiram
  7. 1 sdt kaldu bubuk
  8. 1/2 sdt gula
  9. 1/2 sdt garam

Cara Membuat

  1. Cuci bersih beras merah dan masak hingga matang.
  2. Kocok telur dan sisihkan.
  3. Panaskan wajan anti lengket dan panaskan minyak kelapa
  4. Masukan bawang putih dan bawang bombai, lalu tumis sampai wangi. Kemudian, masukkan paprika, kacang polong, dan wortel. Tumis sampai paprika mulai layu. Masukkan telur dan aduk hingga berbentuk gumpalan.
  5. Masukkan udang atau daging ayam, masak sampai udang atau daging ayam berubah warna. 
  6. Masukkan nasi, gula, garam, kaldu bubuk, saus tiram dan merica bubuk. Aduk rata sampai semua bumbu tercampur rata.
  7. Angkat dan sajikan

Disamping membawakan makanan pokok, jangan lupa sertakan buah dan camilan agar anak tidak tertarik untuk jajan di luar. Dan jangan lupa untuk selalu melengkapi bekal anak dengan Crispy Ikan Sipetek yang kaya akan kalsium dan protein. Crispy Ikan Sipetek ini sangat cocok dijadikan camilan atau dihidangkan sebagai lauk untuk melengkapi bekal si kecil. Klik  https://ikanovasi.com/produk/ untuk mengetahui info lebih lengkap mengenai Crispy Ikan Sipetek.

Menu diatas hanya sebagai referensi, kreasikan menu bekal untuk anak setiap harinya agar anak tidak mudah bosan. Baca artikel lainnya di Blog Ikanovasi Semoga bermanfaat.

Gizi dari Ikan dan Sayur yang Saling Melengkapi

Ikan dan sayur adalah dua jenis unsur makanan yang termasuk 4 sehat 5 sempurna. Keduanya memiliki fungsi dan manfaatnya masing-masing untuk tubuh.
Admin - Yoghi
33 sec read

Ini Loh Cara Mudah untuk Ayah dalam Mengatur Pola…

Ibu memang memegang peranan penting dalam mengurus buah hati, termasuk dalam urusan mengatur pola makan. Namun apakah itu hanya bisa oleh Ibu? Bagaimana dengan...
Admin - Yoghi
54 sec read

Anak suka pilih-pilih makanan? Ini cara atasinya!

Anak Bunda suka pilih-pilih makanan? Atau lebih senang makan junk food dibanding makanan sehat? Bunda perlu waspada karena si kecil mungkin memiliki gejala Picky...
Admin - Yoghi
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *